Kamis, 01 November 2012

Kenakalan Remaja (Samuel Tirtawijaya)


     Kenakalan remaja adalah hal yang sering kita temui dalam kehidupan kita sehari-hari. Dalam bulan ini telah terjadi kasus kenakalan remaja yang di beritakan di televisi yaitu tawuran antara SMAN 70 dengan SMAN 60. Beberapa contoh kenakalan remaja lainnya adalah penggunaan narkoba, seks bebas, dan bullying. Berikut ini adalah definisi kenakalan remaja menurut para ahli. Menurut Kartono (dikutip dalam “Kenakalan remaja”, 2010), kenakalan remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Sedangkan menurut Santrock (dikutip dalam “Kenakalan remaja”, 2010), kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal.
      Faktor penyebab kenakalan remaja dapat kita ketahui dari pandangan para ahli. Menurut Kumpfer dan Alvarado (dikutip dalam Ayuvianti, 2011), kenakalan remaja di pengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini: (a) kurangnya sosialisasi dari orangtua ke anak mengenai nilai-nilai moral dan sosial, (b) contoh perilaku yang ditampilkan orangtua (modeling) di rumah terhadap perilaku dan nilai-nilai anti-sosial, (c) kurangnya pengawasan terhadap anak (baik aktivitas, pertemanan di sekolah ataupun di luar sekolah, dan lainnya), (d) kurangnya disiplin yang diterapkan orangtua pada anak, rendahnya kualitas hubungan orangtua- anak, (e) tingginya konflik dan perilaku agresif yang terjadi dalam lingkungan keluarga, (f) kemiskinan dan kekerasan dalam lingkungan keluarga, (g) anak tinggal jauh dari orangtua dan tidak ada pengawasan dari figur otoritas lain, dan (h) perbedaan budaya tempat tinggal anak, misalnya pindah ke kota lain atau lingkungan baru, dan adanya saudara kandung atau tiri yang menggunakan obat-obat terlarang atau melakukan kenakalan remaja.
     Kenakalan remaja memiliki berbagai dampak yang buruk baik terhadap dirinya sendiri serta orang-orang disekitarnya. Berikut adalah dampak-dampak yang ditimbulkan akibat kenakalan remaja: (a) remaja akan tumbuh menjadi sosok yang bekepribadian buruk; (b) remaja yang melakukan kenakalan-kenakalan tertentu pastinya akan dihindari atau malah dikucilkan oleh banyak orang; (c) remaja akan merasa terkucilkan dalam hal sosialisai, merasa sangat sedih, atau malah akan membenci orang-orang sekitarnya; (d) keluarga yang harus menanggung malu; (e) masa depan yang suram dan tidak menentu bisa menunggu para remaja yang melakukan kenakalan; dan (f) remaja yang terjebak hal-hal negatif bukan tidak mungkin akan memiliki keberanian untuk melakukan tindak kriminal (“Akibat kenakalan remaja”, 2011).
     Untuk menanggulangi kenakalan remaja, kita dapat melakukan beberapa hal, yaitu: (a) membangun lingkungan yang baik  kita dengan cara lebih banyak berkumpul dan bergaul dengan orang-orang yang baik; (b) memulai perbaikan, dimulai dari diri sendiri dan keluarga, seperti selalu berkata jujur meski dalam gurauan; dan (c) melakukan program mentoring pembinaan remaja lewat kegiatan keagamaan dan lain sebagainya. Dengan mengoptimalisasikan komponen-komponen ini maka kemungkinan terjadinya kenakalan remaja ini akan semakin berkurang dan teratasi (“Kenakalan remaja”, 2010).

Daftar Pustaka
 Kenakalan remaja (2010). Diunduh dari http://kopihijau.info/kenakalan-remaja/
Akibat kenakalan remaja (2011). Diunduh dari http://belajarpsikologi.com/akibat-kenakalan-. ....remaja/
Ayuvianti. (2011). Faktor penyebab kenakalan remaja. Diunduh dari.... .. ...http://ayuvianti.blogspot.com/2011/12/faktor-penyebab-kenakalan-remaja.html

23 Oktober 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar