Menjadi
seorang perempuan itu adalah suatu hal yang sungguh membanggakan.
Mungkin kita sering merasa kurang bersyukur dan terkadang mengleluh
mengapa harus menjadi seorang perempuan. Padahal, menjadi seorang
perempuan adalah mengasyikkan. Banyak yang berkata bahwa laki-laki lebih
kuat daripada perempuan, tetapi pada kenyataannya justru perempuan yang
lebih kuat daripada laki-laki. Mengapa? Laki-laki mungkin hanya kuat
bila dilihat dari penampilan fisik (bagian eksternal), tetapi untuk
bagian internal, perempuanlah yang paling kuat. Jika ia merasa tersakiti
atau kecewa, ia akan tetap tersenyum, dan seorang perempuan biasanya
lebih mampu memahami setiap hal yang dilakukan oleh laki-laki. Sosok
seorang ibu di dalam keluarga mungkin terlihat agak dominan perannya,
namun peran dalam keluarga sangatlah besar. Seorang ibu harus mampu
mengurus suami, anak, bahkan keuangan. Sebenarnya, seorang ibu rumah
tangga bekerja lebih keras dibandingkan ayah karena dalam keluarga
seorang ibu melakukan peran ganda, entah sebagai ibu, sebagai koki,
sebagai pendamping, sebagai bendahara, sebagai penopang, sebagai
perawat, dan sebagainya. Mungkin kita sebagai anaknya terkadang
bertanya-tanya sendiri mengapa ibu kita suka melarang atau memarahi
kita. Ibu melakukan hal tersebut karena ia tidak mau generasi
dibawahnya/anak-anaknya menjadi seperti dirinya. Ia mau agar
anak-anaknya bisa lebih maju darinya. Kebahagiaanya hanya satu, yaitu
ibu akan sangat senang dan bangga bila anak-anaknya berhasil.. :)
Saat
kita masih kecil, mungkin banyak pengeluaran yang diperlukan untuk
membeli kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan untuk kita pribadi. Sekilas
jika kita melihat pengeluaran yang totalnya tidak sedikit, kita akan
kaget karena kita tidak akan dapat membalas dan mengembalikan jumlah
pengeluaran yang besar tersebut.. Namun, bagi seorang ibu, semua
pengeluaran tersebut nilainya = 0. Semuanya itu adalah kasih sayang ibu
bagi kita anak-anaknya. Sesungguhnya, seorang ibu hanya ingin jasanya
dibalas dengan kesuksesan kita. Ia ingin melihat anaknya berhasil,
sedangkan ibu hanya memberi dukungan dan doa. Dalam doanya, ibu akan
selalu menyebut nama kita tanpa terlewatkan seharipun. Jadi, jangan
sia-siakan kerja keras, usaha, dan perannya dalam keluarga, karena pasti
nantinya kita akan mengalami serta merasakan hal yang sama seperti
beliau. Kita patut berbangga karena kita masih mempunyai seorang ibu
yang dapat mengerti segala keadaan kita. Tetap hargai segala yang
dilakukannya meskipun ada saat dimana kita diperlakukan kurang baik,
karena bagaimanapun seorang ibu merupakan bagian dari hidup kita.. :) :)
10 September 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar