Jumat, 01 Maret 2013

kanker payudara bukanlah akhir dari segalnya (Yessica Felicia Sutiono)


        Kanker bukanlah merupakan penyakit yang langka dan saya pikir hampir semua orang sudah mengetahui mengenai penyakit kanker ini. Kanker dianggap penyakit berbahaya oleh semua orang dan banyak orang merasa takut terkena penyakit kanker. Hal ini dikarenakan ketika sesorang sudah diponis menderita penyakit kanker oleh dokter maka itu artinya kehidupan sesorang itu sudahlah tidak akan bertahan terlalu lama lagi. Sampai saat ini belum ditemukan obat yang benar-benar dapat menyembuhkan kanker dari si penderita. Tetapi sebenarnya penyakit kanker itu dapat dicegah sejak dini melalui pola hidup yang sehat, terutama yang berhubungan dengan pola makan.
     Secara khusus penyakit kanker yang mungkin sering ditemui terutama pada wanita salah satunya adalah kanker payudara. Saya pikir semua wanita didunia pasti tidak ada yang mengingkan untuk menderita penyakit kanker payudara ini. Termasuk saya sendiri. Penyakit kanker payudara merupakan penyakit yang sangat menakutkan bagi wanita. Sebab penyakit kanker payudara ini sangat mematikan dan terbukti sudah banyak korban meninggal akibat penyakit ini. Tetapi ketika memang dalam kenyataaan seseorang harus menderita penyakit kanker payudara ini tidakllah banyak yang bisa ia perbuat. Sesorang tidak dapat menolaknya. Usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko dari penyakit ini mungkin dapat dilakukan dengan cara kemoterapi ataupun dilakukannya operasi pengangkatan payudara baik salah satu ataupun mungkin keduanya.
     Banyak para penderita penyakit kanker ini pada awalnya ketika diponis terkena kanker payudara mungkin akan  merasa amat sangat sedih dan juga stress, mengeluh dan mungkin ada orang yang hingga mempertanyakan kepada tuhan mengapa ia harus menderita penyakit kanker payudara ini . Dan tidak sedikit para wanita penderita kanker ini berujung depresi. Hal ini terjadi karena sulitnya untuk menerima kenyataan bahwa dirinya terkena penyakit kanker. Mungkin sebagian besar para penderita merasa bahwa hidupnya sudahlah tidak berarti lagi dan ada juga yang ingin cepat-cepat mengakhiri hidupnya karena ia merasa tidak sanggup lagi untuk melawan dan menghadapi kenyataan yang ada.
Sebenarnya ada hal-hal yang harus dipahami dan dimengerti oleh para wanita yang mungkin sudah diponis menderita penyakit kanker payudara ini bahwa semua yang telah terjadi adalah tidak lepas dari  kuasa Tuhan. Dan hal ini pun harus ia hadapi, terima dan lalui dalam hidupnya. Banyak hal yang berguna seharusnya dapat dilakukan oleh para penderita daripada ia merasa terpuruk dan menjadi khawatir yang terlalu berlebihan akibat kanker.  Hal pertama yang harus dilakukan adalah menerima kenyataan yang terjadi walaupun memang itu menyakitkan dan sulit dipercaya. Berserah diri kepada tuhan dan juga tetaplah berusah dengan penuh semangat untuk melakukan pengobatan-pengobatan yang memang seharusnya dilakukan dan yang mampu ia lakukan. Hal berikutnya adalah jangan pernah mengeluh, dan patah semangat dalam menjalai pengobatan serta menjalani hidup. Ketika mungkin sudah dioperasi dan harus dilakukannya pengangkatan payudara jangan pernah merasa menjadi berbeda dan merasa malu dengan kekurangan akibat menjadi tidak memiliki payudara lagi atau harus digunduli karena melakukan kemoterapi. selain itu kurangi perasaan khawati dan ketakutan yang berlebihan, karena harus dapat dipahami bahwa pikiran khawatir akan dapat mempengaruhi tubuh terutama hormone dengan terpengarunya hormone tersebut mungkin saja dapat menjadikan kanker yang diderita dapat menjadi semakin parah. tetapi tetaplah tenang dan jagalah pikiran, mungkin salah satu cara yang dapat dilakukan dengan cara melakukan latihan bermeditasi yang akan membuat pikiran menjadi lebih tenang. dengan pikiran menjadi tenang dengan otomatis hal tersebut juga mempengaruhi tubuh membuat lebih stabil dan akan membantu masa pengobatan yang dilakukan.
      Hal berikutnya yang harus dilakuukan adalah merubah  pola pikir yang berpikir ketika terkena kanker dengan demikian hidup ini pun merjadi berakhir dan tidak berarti lagi. Pikiran seperti ini haruslah disingkirkan dan diubah, para wanita yang menderita kanker payudara ini haruslah memiliki pemikiran bahwa kanngker bikanlah segalanya, tuhanlah yang berkuasa dalam hidup ini dan hidup matinya sesorang bukan hanya kareana suatu penyakit, tetapi lebih besar kuasa tuhan. Selain itu munculkanlah pemkiran di dalam diri bahwa hidup ini sungguh berarti, maka haruslah dilalui dengan sesuatu yang berarti. Pada penderita kanker memang kenyataan hidup ini mungkin menjadi tidak lama lagi, tetapi disaat itulah seharusnya sesorang tetap berusaha melakukan hal-hal yang terbaik yang bisa dilkukan dan tetap memiliki sikap optimis dalam memalui semua yang terjadi.

Semoga dari apa yang saya tulis ini dapat memberikan semangat untuk para wanita penderita kanker payudara untuk tetap semangat dalam menjalani hidup ini, dan memberikan inspirasi untuk yang lainya. Terimakasih.

27 Februari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar