Kamis, 16 Mei 2013

it's not about lust! :) (Agnes Vivi)

Minggu lalu merupakan minggu paling akward bagi mahasiswa/i kelas priseks karena pembahasan yang begitu ‘mendalam’ dan ‘berarti’ dalam tanda kutip, khususnya bagi kelompok saya yang merupakan salah satu pembawa presentasi pada hari itu. Pembahasan mengenai sexual expression membuat seisi ruang kelas mengerutkan kening dan membuka mulut hingga menganga. Belum lagi saat kelompok saya membahas mengenai posisi-posisi yang dapat dilakukan saat sedang berhubungan seksual.
Dari sekian banyaknya bahan pembahasan dalam materi, ada satu hal yang membuat saya tertarik untuk membcanya dnegan lebih. Di dalam buku tersebut ditemukan bahwa kontak mata saat berhubungan seksual menjadi hal yang penting, karena pada saat kontak mata terjadi pada saat itu juga kelekatan antar pasangan semakin kuat. Kontak mata dan kelekatan ini juga menjadi hal yang penting khususnya bagi wanita. Mungkin kita sering dengar bahwa pria lebih memilih memuaskan nafsunya dibandingkan dengan menjalin kelekatan saat berhubungan seksual. Dan berbeda bagi wanita, wanita lenih mementingkan menjalin kelekatan atau kedekatan dengan pasangannya dibandingkan harus buru-buru memuaskan pasangannya.. Banyak ketidakpastian saat sedang berhubungan seksual, namun mungkin kita dapat menggunakan komunikasi sebagai solusi yang tepat. Seperti yang saya baca dibuku bahwa komunikasi sangatlah penting bagi kenyamanan dan kepuasan dalam berhubungan seksual. Mengapa? Karena mungkin saja tidak semua pasangan dapat mengerti apa mau dari pasangannya. Apakah sudah nyaman dengan posisi yang dipilih atau apakah sudah mencapai kepuasan yang diinginkan atau belum. Ya seperti yang tertulis pada buku panduan kami, bahwa komunikasi merupakan kunci penting dalam berhubungan seksual khususnya bagi pasangan yang baru pertama kali melakukannya.
Di sisi lain, menurut saya, berhubungan seksual bukan jalan yang tepat bagi pasangan yang hanya ingin memuaskan nafsu saja. Namun, berhubungan seksual merupakan salah satu cara untuk memupuk kasih sayang, kelekatan, kedekatan, keharmonisan, dan komunikasi yang lebih lagi dalam sebuah ikatan antara pasangan. Dalam hal ini tentu saja pasangan yang telah menikah J
 
9 Mei 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar