Kamis, 16 Mei 2013

Beyond ur imagination... (Steven Kosasih)





     Paraphilias yaitu ketertarikan seksual terhadap obyek yang tidak wajar atau dengan cara yang tidak wajar. yang termasuk parafilia adalah pedofilia, yaitu melakukan hubungan seks pada anak pra pubertas, Fetishism, yaitu ketertarikan seks kepada benda mati sepert pakaian dalam, dll lalu treansvetic fetishm, yaitu terangsang setelah memakai pakaian lawan jenis lalu ada voyeurism yang suka mengintip, exhibitionism yang suka memperlihatkan alat kelaminnya dan frotteurism yang terangsang dengan cara menempalkan alat kelaminnya pada lawan jenis yang biasa terjadi di angkutan umum. yang lebih menarik dimana ada masochism yang terangsang bila dipukul atau disakiti dan sadism yang suka menyakiti..bahkan untuk kasus masochism ada yang disebut scatophagia yang dimana salah satu pasangan memakan feses pasangannya sebagai tanda kepatuhan...
Perkuliahan kali ini membahas mengenai Variasi Ekspresi Seksual dan Pemerkosaan, terdengar sangat menarik..didalam variasi ekspresi seksual dijelaskan mengenai

     Lihatlah ternyata kelainan seksual sangat banyak bukan. pertanyaannya mengapa hal ini bisa terjadi? hal ini bisa terjadi karena individu yang mengalami masalah seksual (paraphilia) tersebut mempunyai masalah dalam hubungan seksual sehingga mereka menyalurkan kebutuhan seks mereka dengan cara yang tidak sewajarnya..disinilah pendidikan mengenai seks sangat diperlukan agar seseorang bisa berkembang menjadi pribadi yang utuh yang dapat melakukan dan menikmati seks dengan normal, pendidikan seks harus diberikan sejak dini agar setiap individu memahami betul tentang seks dan tidak menjadi menyimpang kedepannya...sebenarnya selama kelainan seks ini disetujui kedua belah pihak dan aman ini sah saja tapi bagi saya tetap saja ini hal abnormal...

     Berbicara mengenai pemerkosaan, pemerkosaan bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja, menurut data paling banyak di Afrika Selatan, mengapa bisa sampai terjadi pemerkosaan? tentunya banyak jawaban bisa dari si korban yang mengundang untuk diperkosa atau si pelaku yang tidak bisa menahan keinginannya? tergantung persepsi masing-masing individu... tidak memihak kepada siapapun juga, saya secara pribadi tidak setuju pada pemerkosaan, kenapa harus memperkosa? seks merupakan salah satu bentuk dari rasa cinta dan kasih sayang dimana tidak ada unsur keterpaksaan atau pemaksaan didalamnya jadi selayaknya dalam melakukan seks tidak ada unsur pemaksaan dan kepentingan salah satu pihak, jadi saya setuju apabila pelaku pemerkosa di eksekusi saja karena dia sangat tidak memanusia kan manusia, karena seks milik kedua pasangan bukan seolah-olah kepentingan satu orang semata...sekian :)

16 Mei 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar