Jumat, 01 Maret 2013

Waxing (Melia Wijaya)


Siapa yang tidak tahu tentang waxing?

Biasa cewek-cewek pada tau nih.. Hahaha.. Bukan berarti laki-laki tidak melakukan waxing juga yah. Hanya saja, sebagian besar yang saya tahu perempuan yang melakukannya. Waxing berarti menghilangkan rambut pada bagian tertentu, seperti rambut ketiak, rambut organ reproduksi. Pastinya bukan rambut hidung. Beberapa dari pembaca mungkin tahu dari teman atau nyasar. Entah tadinya mencari tahu tentang hal lain sehingga berakhir di salah satu artikel yang membahas waxing atau sengaja menyasarkan diri? Hanya pembaca dan laptop yang tahu. Waxing dilakukan biasanya karena tidak nyaman atau kurang percaya diri dengan adanya rambut pada bagian tersebut.

Tulisan kali ini berfokus kepada waxing pada organ reproduksi seksual. Seberapa perlunya sih waxing itu dilakukan? Ada tidak manfaatnya?

Kata Bu Henny "Perlu. Tapi, tidak dicukur sampai habis juga. Karena rambut pada organ reproduksi berguna untuk menghambat gesekan saat melakukan hubungan seksual."

Proses waxing juga menyakitkan. Kalau kata salah satu artis Indonesia "beautiful is painful". Selain itu, ketika proses waxing berlangsung dapat terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti terkena tumpahan lilin panas yang digunakan. Bisa dibayangkan apa yang terjadi bila tumpahan lilin panas tersebut mengenai organ reproduksi kita satu-satunya. Beruntung bila infeksinya ringan kalau sampai gimana-gimana? Siapa yang akan menyesal? Diri sendiri.

Akhir kata, waxing tidak dilarang. Alangkah baiknya bila mendatangi tempat waxing yang profesional dan terpercaya.

21 Februari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar