Kekerasan yang Dilakukan oleh Anak Sekolah Dasar (SD)
Menurut Gunawan (2009), kekerasan merupakan tindakan agresi dan pelanggaran (penyiksaan, pemukulan, pemerkosaan, dll) yang dimaksudkan untuk menyakiti orang lain. Kekerasan cenderung agresif dalam merusak sesuatu (Gunawan, 2009). Sedangkan Murniati (2012) mengatakan bahwa “Kekerasan adalah perilaku atau perbuatan yang terjadi dalam relasi antarmanusia, baik individu maupun kelompok, yang dirasa oleh satu pihak sebagai satu situasi yang membebani, membuat berat, tidak menyenangkan, tidak bebas.” Berdasarkan ketiga definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kekerasan merupakan tindakan yang tidak menyenangkan bagi satu pihak dan bersifat merusak.
Alasan Kekerasan
Alasan Terjadinya Kekerasan. Beberapa penyebab terjadinya kekerasan tidak hanya berasal dari anak itu sendiri, melainkan pengajaran dari orangtua atau lingkungan sekitar (2012). Penyebab tersebut antara lain: iri hati, putus asa, acara televisi yang tidak mengajarkan moral, kebencian, system peradilan dalam keluarga yang tidak adil, dan kekerasan yang dilakukan orangtua (2012). Hal – hal tersebut memengaruhi karakter anak – anak diluar lingkungan keluarga, seperti kasus yang dibahas (2012). Menurut psikolog AS Arnold Cohen, salah satu faktor kekerasan ialah pengaruh media massa, media massa mempunyai peranan yang salah dalam memberitakan berita (Gunawan, 2009).
Faktor – faktor Kesalahan Media Massa. Johan Galtung, professor Norwegia mencatat beberapa kesalahan dalam memberitakan sebuah berita. Kesalahan tersebut antara lain: (a) Kekerasan dekontekstual: berfokus pada masalah yang irasional ; (b) Dualisme: mengurangi pihak – pihak yang terlibat ; (c) Manicheanisme: melukiskan satu pihak sbegai yang baik dan lainnya “jahat” ; (d) Armageddon: menyajikan kekerasan sebagai hal yang tak terhindarkan ; (e) Berfokus pada tindakan pelaku, mengabaikan faktor lain (kemiskinan, kelalaian pemerintah, dll) ; (f) Kebingungan: berfokus hanya pada arena konflik ; (g) memilah dan mengabaikan: tidak menjelaskan mengapa kekerasan itu terjadi, (h) gagal melakukan investigasi mengenai sebab – sebab peningkatan dan dampak pelaporan media itu sendiri ; (i) gagal melakukan investigasi mengenai tujuan – tujuan intervesionis luar ; (j) gagal melakukan investigasi mengenai proposal-proposal perdamaian ; (k) bingung mengenai genjatan senjata dan perundingan dengan perdamaian actual ; (l) mengabaikan rekonsiliasi: tidak memerhatikan rehabilitasi masyarakat (Gunawan, 2009).
Dampak Kekerasan.
Kekerasan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. Dampak kekerasan tersebut anatara lain: anak menjadi egois, mementingkan diri sendiri, mengekspresikan amarah dengan kekerasan , dan mudah marah (Gunawan, 2014).

Figur 1. Kekerasan Terhadap Sesama.
Kesimpulan
Kekerasan dapat terjadi di lingkungan keluarga dan masyarakat, tetapi media massa juga memengaruhi kekerasan itu. Media massa harus lebih teliti dalam melakukan peliputan dan pemberitaan di tv atau surat kabar. Saat ini kekerasan tidak hanya di kalangan masyarakat dewasa, tetapi juga anak – anak. Dampak yang akan terlihat dari kekerasan tersebut sangat tidak baik untuk pertumbuhan anak – anak. Terlebih lagi penyebab terjadinya kekerasan tersebut disebabkan oleh media massa yang menyiarkan berita dengan cara yang tidak ditelaah sebelumnya. Pemerintah dan masyarakat dihimbau untuk peduli terhadap perkembangan dan pertumbuhan generasi berikutnya, agar tumbuh bibit yang beretika.
Daftar Pustaka
Pengertian kekerasan. (Gunawan, 2009). Diunduh darihttps://asiaaudiovisualra09gunawanwibisono.wordpress.com/2009/07/05/pengertian-kekerasan/
Zahra. (2010). Makalah: Perilaku bullying ditinjau dari pemahaman moral remaja. Diunduh darihttp://lastriazzahra.wordpress.com/category/makalah/
Murniati, N. P. (no date). Perempuan sebagai korban kekerasan. Getar gender. Diunduh dari http://books.google.co.id/books?id=lIN4wkoTm_gC&pg=PA222&lpg=PA222&dq=pengertian+kekerasan&source=bl&ots=TTNDRv8-F0&sig=oceeRK8dLUwDNG9XmInx29lwVJg&hl=id&sa=X&ei=fe1aVP36LM6quQSE3IDwAQ&redir_esc=y#v=onepage&q=pengertian%20kekerasan&f=false
Tidak ada komentar:
Posting Komentar