Rabu, 12 November 2014

Sex & Kehamilan (Susan)




     Banyak orang bertanya-tanya apakah sebenarnya pada saat hamil, seorang ibu boleh melakukan hubungan sexual dengan pasangannya? Apa manfaatnya jika melakukan hubungan sexual pada masa kehamilan? Akankah hubungan sexsual dapat menyebabkan dampak negatif baik bagi ibu maupun kandungannya? Umumnya calon ibu akan mengurangi atau bahkan tidak melakukan hubungan seksual sama sekali karena mereka takut terjadinya keguguran pada anak yang ada dalam kandungannya. 

     Melakukan hubungan sexual pada masa kehamilan tentu saja dipebolehkan bagi setiap pasangan yang kondisi ibu dan janin yang sehat dan kuat. Tuntu saja dengan bentuk tubuh yang berubah karena hadirnya janin dalam perut sang ibu, pasangan harus pintar-pintar dalam mengatur strategi dalam menentukan variasi ketika melakukan hubungan seksual. Umumnya dokter tidak menyarankan  posisi tengkurap pada ibu, karena dapat mengganggu janin. Berikut beberapa posisi sex yang dapay dilakukan oleh ibu hamil, seperti 

- Posisi Laki-laki berada di belakang perempuan. 

Untuk posisi ini, Laki-laki akan berada di belakang wanita dan mereka akan melakukan sexual intercourse. Untuk posisi ini, janin dalam perut ibu tidak akan terganggu sama sekali dan hubungan sexual dapat dilakukan dengan baik.

- Posisi berhadap-hadapan.

Untuk posisi ini, dapat dilakukan dengan lebih mudah, karena pasangan dapat melihat secara langsung dengan jelas hubungan sexual yang mereka lakukan. Dengan posisi sexual seperti ini juga tidak akan mengganggu janin.

- Posisi perempuan di atas 

Untuk posisi ini, perempuan dia atas laki-laki, sehingga ibu yang mengontrol gerakan sexual sehingga dapat diketahui seberapa kuat tekanan yang dapat diterima oleh yang ibu ketika hamil.


     Masih banyak lagi posisi dalam berhubungan sexual ketika ibu sedang dalam masa kehamilan. Variasi seksual akan semakin banyak dan semakin bervariasi, tergantung dengan bagaimana pasangan nyaman dan kreatif dalam melakukannya. Hubungan sex yang dilakukan pada masa kehamilan justru memberikan banyak keuntungan, selain pasangan menjadi lebih kreatif dalam menemukan variasi posisi sexual, hubungan pasangan juga menjadi lebih akrab dan hangan karena tidak adanya penolakan dalam hubungan sexual pada Laki-laki ketika masa kehamilan.

     Hubungan sexual juga dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan ibu maupun janin. Berhubungan sex dapat dikatakan juga sebagai kegiatan berolahraga, karena bergerak secara aktif yang dapat membakar kalori dalam tubuuh. Sebagai Ibu hamil, berolahraga dengan berhubungan sexual selain membakar kalori, juga dapat memperlancar aliran darah, dan ibu menjadi bugar sehingga berdampat positif juga pada janin. 

12 Nov 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar