Jumat, 07 November 2014

Ragam Bahasa (Ketut Septian Teddy Nugraha 705140122)


Pengertian bahasa
     Pengertian bahasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  (KBBI), “bahasa adalah sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri”.
     Maka dapat disimpulkan bahwa bahasa adalah sistem yang telah disepakati dan digunakan oleh suatu anggota masyarakat untuk saling berinteraksi.
     Pengertian ragam bahasa menurut Bachman. Menurut Bachman (dikutip dalam Mulia,  2013) “ragam  bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara”.

Pembagian ragam bahasa
     Ragam lisan. Ragam lisan adalah bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap. Dalam ragam lisan pembicara berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Pembicara juga dapat memanfaatkan tinggi rendah suara dan gerakan tubuh untuk menyampaikan ide.
     Ragam tulis. Ragam tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan tulisan dan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam  tulis, penulis berurusan dengan tata cara penulisan sesuai ejaan yang disempurnakan (EYD).
     Perbedaan ragam lisan dan tulis. Kaidah yang berlaku bagi ragam lisan belum tentu berlaku bagi ragam tulis. Kedua ragam itu berbeda. Perbedaannya adalah sebagai berikut: (a) ragam lisan menghendaki adanya orang kedua yang berada di depan pembicara, sedangkan ragam tulis tidak mengharuskan; (b) ragam lisan dapat dibantu oleh mimik, gerak tubuh, dan intonasi, sedangkan ragam tulis harus sesuai EYD agar pembaca dapat mengerti; (c) ragam lisan terikat pada kondisi, situasi, ruang, dan waktu. Sebaliknya, ragam tulis tidak seperti itu; dan (d) ragam lisan dipengaruhi oleh tinggi rendahnya dan panjang pendeknya suara, sedangkan ragam tulis dilengkapi dengan tanda baca, huruf besar, dan huruf miring (Arifin & Tasai, 2013).

Perbedaan penggunaan ragam bahasa
     Perbedaan penggunaan bentuk kata. Kata yang sudah mengalami imbuhan atau serapan dalam ragam lisan dan tulis memiliki perbedaan penggunaan sebagai berikut: (a) ragam lisan, sebagai contoh “Andi hari ini tugas ngepel lantai.”; dan (b) ragam tulis, sebagai contoh “Andi hari ini bertugas mengepel lantai.” (Arifin & Tasai, 2013).
     Perbedaan penggunaan kosakata. Ragam lisan dan tulis dapat dibedakan penggunaan kosakata sebagai berikut: (a) ragam lisan, sebagai contoh “Jadwal ujian ini gak boleh dirubah lagi.”; dan (b) ragam tulis, sebagai contoh “Jadwal ujian ini tidak boleh diubah lagi.” (Arifin & Tasai, 2013).
     Perbedaan penggunaan struktur kalimat. Penggunaan pola kalimat dalam ragam lisan dan tulis dibedakan sebagai berikut: (a) ragam lisan, sebagai contoh “Masalah ekonomi sangat tergantung kepada moneter internasional”; dan (b) ragam tulis, sebagai contoh “Masalah ekonomi sangat bergantung pada moneter internasional.” (Arifin & Tasai, 2013).



Kesimpulan
     Ragam bahasa dibedakan jadi dua, ragam lisan dan tulis. Ragam lisan membutuhkan pemakaian bahasa yang baik dan sopan, sedangkan ragam tulis membutuhkan penulisan yang baik sesuai EYD.



DAFTAR PUSTAKA
Arifin, E. Z., & Tasai, S. A. (2013). Cermat berbahasa indonesia: Sebagai mata kuliah pengembangan kepribadian (edisi ke-4). Tangerang: Pustaka Mandiri.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2014, 6 November). Diunduh dari http://kbbi.web.id/bahasa
Mulia, F. (2013, 7 Agustus). Pengertian ragam bahasa menurut para ahli. Diunduh darihttp://www.trigonalworld.com/2013/07/pengertian-ragam-bahasa-menurut-para.html.
Pengertian ragam bahasa. (2014, 5 November). Diunduh darihttp://www.untukku.com/artikel-untukku/pengertian-ragam-bahasa-untukku.html.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar