Pengertian Bahasa
Pengertian bahasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang dipergunakan oleh para anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri.
Pengertian bahasa menurut beberapa ahli. Bahasa adalah suatu sistem yang mengutarakan dan melaporkan apa yang terjadi. (Pengabean dikutip dalam Geulis, 2012). Menurut Soejono (dikutip dalam geulis, 2012) bahasa adalah suatu sarana perhubungan rohani yang amat penting dalam hidup bersama.
Maka dapat disimpulkan bahwa bahasa merupakan sebuah sistem komunikasi yang digunakan manusia untuk saling berinteraksi dalam kehidupan sosialnya.
Penyebab Gangguan Bahasa pada Anak
Faktor genetik. Terdapat beberapa kasus pada anak yang mengalami gangguan bahasa di mana anggota keluarga generasi sebelumnya juga mengalami kasus yang serupa. Sehingga muncul kemungkinan adanya faktor genetik (Rini, 2001).
Gangguan pendengaran. Hambatan dalam pendengaran juga mempengaruhi perkembangan bahasa pada anak terutama dalam bicara. Karena ia akan mengalami hambatan dalam memahami, meniru, dan menggunakan bahasa (Rini, 2001).
Kurangnya interaksi dengan lingkungan. Kurangnya interaksi dengan lingkungan membuat anak tidak punya banyak pembendaharaan kata-kata sehingga dapat mengakibatkan keterlambatan bicara (Rini, 2001).
Jenis-jenis Gangguan Bahasa pada Anak
Gangguan bahasa ekspresif. Gangguan bahasa ekspresif merupakan gangguan dalam penggunaan bahasa secara ekspresif yang terjadi saat seseorang menjalin komunikasi. Terdapat beberapa gejala umum hambatan bahasa ekspresif, yaitu (a) menggunakan kata-kata pendek atau kalimat yang sederhana, (b) membuat kesalahan dalam tata bahasa, (c) pembendaharaan katanya sedikit, (d) sulit dalam menceritakan ulang suatu informasi, (e) tidak mampu memulai sebuah percakapan (Tati, 2009).
Gangguan bahasa reseptif. Gangguan bahasa reseptif merupakan kesulitan dalam memahami bicara atau apa yang dikatakan orang lain kepadanya. Terdapat beberapa gejala umum hambatan bahasa reseptif, yaitu (a) tidak terlihat mendengar ketika ditegur, (b) tidak mampu memahami kalimat secara utuh, (c) tidak mampu untuk mengikuti perintah secara verbal, (d) mengulangi kata atua ucapan, (e) keterampilan berbahasa lebih rendah (Tati, 2009).
Gangguan baca-tulis.
Gangguan dysgraphia. Gangguan dysgraphia merupakan kerugian atau hilangnya sebagian dari kemampuan untuk menulis sebagai akibat dari penyakit, kecelakaan, atau operasi otak (Field, 2004).
Gangguan dyslexia. Gangguan dyslexia merupakan kerugian atau hilangnya sebagian dari kemampuan untuk membaca sebagai akibat dari penyakit, kecelakaan , atau operasi otak (Field, 2004).
Penanganan Gangguan Bahasa pada Anak
Pendekatan bermain. Pendekatan ini merupakan pendekatan yang paling cocok untuk diterapkan pada anak. Karena anak-anak suka bermain, dan dalam bermain mereka dapat belajar untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain (Rida, 2009).
Pendekatan multisensoris. Dalam pendekatan ini diusahakan untuk dapat memberikan stimulus yang dapat menstimulasi berbagai indera pada anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasanya (Rida, 2009).
Pendekatan multidisipliner/kolaboratif. Gangguan bahasa membutuhkan penanganan secara terpadu yang terdiri dari berbagai ahli agar memperoleh hasil yang maksimal. Para ahli tersebut dapat berkolaborasi dalam memberikan pengobatan yang tepat bagi anak yang mengalami gangguan bahasa (Rida, 2009).
DAFTAR PUSTAKA
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus besar bahasa indonesia (edisi ke-4, h. 116). Jakarta: Balai Pustaka.
Field, J. (2004). Psycholinguistics: The key concepts. New York, NY: Routledge.
Geulis, V. (2012, Maret 11). Pengertian bahasa menurut para ahli. Diunduh darihttp://www.academia.edu/5783317/_Pengertian_Bahasa_Menurut_Para_Ahli
Rini, J. F. (2001, September 4). Gangguan keterlambatan bicara dan faktor penyebabnya. Diunduh dari http://www.e-psikologi.com/artikel/anak/gangguan-keterlambatan-bicara-dan-faktor-penyebab
Tati, H. (2009). Intervensi gangguan bahasa. Makalah dipresentasikan dalam Seminar Pendampingan Guru-guru SLB Garut, Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar