Rabu, 30 April 2014

basic of interview (Dera Wulansari)



Wawancara merupakan suatu kegiatan yang dilakukan antara dua orang. Wawancara memiliki banyak sekali manfaatnya khususnya dalam bidang psikologi. Untuk menjadi seorang pewawancara yang baik disini terdapat beberapa keterampilan dasar dalam wawancara: (1) kemampuan membina rapport. Keterampilan ini merupakan tahapan awal dalam setiap wawancara, karena dengan membina rapport yang baik akan tercipta suasana dan hubungan yang baik dengan klien. Contohnya psikolog memberikan senyuman dan sambutan yang bersahabat kepada klien. (2)Empati. Dengan memiliki rasa empati sebagai psikolog dapat mengerti apa yang sedang dirasakan oleh klien, dapat juga menerima keadaan klien. (3)Attending Behavior. Dalam skill ini kunci nya ialah mengurangi kuantitas bicara dan memberikan klien untuk menceritakan tentang diri mereka. Sebagai psikolog disini harus menjadi pendengar yang baik. (4) Questioning Technique. Dalam skill tehnik bertanya terbagi dua yaitu:open question dan closed question. Dimana open question bersifat tidak mengarahkan dan klien bebas untuk mengekspresikan perasaannya. Contohopen questions : “apa yang bisa saya bantu dari anda?”. Sedangkan closed questions bersifat mengarahkan dan jawaban dari closed question sebatas “ya” atau” tidak”. (5) Observasional Skills . Disini terbagi atas tiga fokus: (a) Perilaku Non Verbal. Mencakup ekspresi wajah, bahasa tubuh dan harus menghidari stereotype. (b) Perilaku Verbal. Mencakup sellective attention dan key words (harus memperhatikan kata-kata yang sering diulang oleh klien). (c) Konflik, Diskrapensi dan Inkongruensi. (6) Active Listening.Dalam skills ini terbagi menjadi tiga, yaitu: Encouraging, paraphasing, dan summarizing.



Itulah enam hal dasar yang harus dimiliki oleh seorang interviewer. Karena enam hal tersebut merupakan hal yang penting dimiliki agar menjadi seorang interviewer yang baik dan jika terus berlatih dalam mewawancarai seseorang agar bisa menjadi interviewer yang expert. Dan sebagai interviewer harus memperhatikan posisi duduk dengan klien juga memperhatikan memberikan jarak yang pas.

18 Maret 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar