Rabu, 10 Desember 2014

Sexual Image and Selling Sex (Agnes Aryanti)


     Kehidupan seseorang dipengaruhi oleh media seperti, majalah, tv, radio, koran, sampul buku, dan hal-hal lainnya yang mengandung informasi. sejak jaman dahulu manusia telah membuat gambaran tentang dirinya dan dunia sekitarnya. banyak ditemukan lukisan atau tulang binatang yang digunakan untuk menggambar bentuk manusia dan biasanya hampir semuanya tidak menggunakan pakaian atau bahkan telanjang. Kebanyakan gambaran seksual terbentuk dari sejarah yang memiliki tujuan spesifik, seperti mengaagungkan Tuhan, atau untuk mengkritik pemerintah atau agama. jadi sejarah seni erotis tidak bisa dikatakan pornografi dalam pengertian modern.
     kemunculan telivisi hanya meningkatkan taraf ketergantungan penduduknya pada media visual. Dengan menonton telivisi dapat mempengaruhi perilaku mereka. Periklanan adalah media modern dan pengaruhnya meliputi kehidupan modern. Penelitian menunjukan bahwa iklan memiliki efek mendalam pada cara anak-anak berfikir tentang dunia. hal ini dapat mempengaruhi cara mereka menentukan ide-ide mereka tentang seksualitas dan peran gender.
     Bentuk lain dari media yang belum kita bahas adalah internet, internet adalah media yang paling mudah digunakan dari anak-anak hingga orang tua. Dengan menggunakna internet orang-orang dapat dengan mudah mengakses informasi tentang pornografi. industri pornografi online berkembang dengan cepat dan jumlah situs porno meningkat hingga 18 kali lipat.
     prostitusi adalah melakukan hubungan seksual dengan imbalan uang, Mayoritas orang yang prostitusi itu mengatakan bahwa motivasi utama mereka untuk menjual diri adalah uang. Dengan menjual dirinya ia akan lebih mudah mendapatkan uang dari pada orang lain yang berkerja formal

7 Des 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar