interviewee dilibatkan memasuki suatu situasi atau membayangkan hal yang yang belum terwujud, lalu bagaimana cara menghadapi hal tau tugas yang sudah terjadi, lalu bagaimana hasil dari situasi tersebut.
Metode selanjutnya adalah FACT, feeling, action, context, dan thinking, tidak jauh berbeda dengan metode STAR. FACT berbicara tentang situasi yang sudah terjadi, sebagai contoh interviewer menyuruh interviewee menceritakan bagaimana perasaannya saat dihadapkan pada situasi tersebut, untuk kita mengetahui pemikirannya, lalu apa yang diperbuatnya dengan situasi tersebut. STAR dapat dipakai untuk interview pada jabatan apapun, sedangkan FACT tidak dapat dipakai pada level supervision, waktunya lebih panjang, dan yang melakukan interview tidak boleh orang internal perusahaan, harus pihak
ke 3 consultant perusahaan.
Pak Jefrysharing bagaimana menjalani pekerjaannya tersebut ada suka dukanya, sukanya yaitu menjadi menambah pengalaman dengan menginterview berbagai macam jenis orang, lalu dukanya yaitu ada salah satu klien yang sangat menginginkan jabatan yang dilamar, sampai menelpon secara berulang Pak Jefry dan ada yang sampai membuatnya merasa was-was saat pulang kerumah seperti ada yang mengikuti.
Pada saat interview untuk mahasiswa freshgraduate biasanya yang ditanyakan adalah suka mata kuliah apa, kelebihan dan kekurangan, untuk mahasiswa psikologi alat tes apa saja yang diketahui.
4 Mei 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar